"7 indikator bahagia menurut Ibnu Abbas ra. :
- hati yang selalu bersyukur
- pasangan hidup yang sholih
- anak yang sholih
- lingkungan yang kondusif
- harta yang halal
- semangat memahami agama
- umur yang berkah"

— (via bungabiru)

"Meyakinkan diri sendiri bahwa kita diciptakan untuk selalu bersama, itu sangat mudah. Yang sebaliknya lah yang teramat sulit."

— Tia Setiawati Priatna (via karenapuisiituindah)

surat cemburu untuk mu

Entah kenapa, perasaan ini jadi tak karuan saat melihatmu. Memang terkesan aneh, mungkin karena aku terlalu mengagumimu. Seorang pengagum yang tak pernah kau ketahui. Tapi itu adanya. Aku cemburu pada mu. Cemburu akan sifat-sifatmu yang seolah-olah kau bagaikan tongak kebenaran. Aku ingin sepertimu, ingin berdampingan denganmu untuk maju dan menundukkan kepalsuan. Aku ingin mencari ridho-Nya bersamamu, istri dan anak-akankku kelak , menjalankan segala perintah dengan bimbinganmu. Dan menjadi imam sesuai tauladan nabi

Tue,15th May 2012

"Jangan biarkan aku merindu sia sia, karena sosokmu masih saja tanpa nama"

-Rahne Putri  (via sadgenic)

ini ada saat dulu..

(via rizkasantoso)

mujahidin:

We so much so many times want to find this unhealthy- happily-ever-after in our life. Be it having the a good pay job yet dirty income, getting things on loans we cant even imagine to pay,extravagent fairytale wedding, a perfectly fabiricated love story(like in the movies)… Almost everytime, our minds are clouded by these temporary wants, that we so much struggle to achive them till we forget the good and bad, the right or wrong… Only for that fabricated lie;happily ever after. And forget that “here-after” is much better. Kahirun & abqa. Way way way better and ever lasting. (Taken with instagram)

mujahidin:

We so much so many times want to find this unhealthy- happily-ever-after in our life. Be it having the a good pay job yet dirty income, getting things on loans we cant even imagine to pay,extravagent fairytale wedding, a perfectly fabiricated love story(like in the movies)… Almost everytime, our minds are clouded by these temporary wants, that we so much struggle to achive them till we forget the good and bad, the right or wrong… Only for that fabricated lie;happily ever after. And forget that “here-after” is much better. Kahirun & abqa. Way way way better and ever lasting. (Taken with instagram)

(via tersenyum-melihat-langit)

"Kamu boleh iri pada sifat baik, tapi jangan pada fisik yang cantik. Boleh iri pada karya, jangan pada benda. Boleh iri pada ilmu, jangan pada harta."

— Ilham Malam (via namasayakinsi)

(via risalatulamanah)

"aku tidak menemuimu bukan karena aku tidak mau bertemu. melaikan suatu saat nanti kita bertemu, kita sudah bisa membicarakan hal yg berkualitas"
"..yang indah hanya sementara, yang abadi adalah kenangan, yang ikhlas hanya dari hati. Tak mudah mencari yang hilang, dan tak mudah mengejar impian. Namun jauh lebih susah mempertahankan apa yang ada. Karena yang tergenggam bisa terlepas, dan yang terikat kadang terlepas.."

— Utary Aryani